infosawitinfosawit
Banner

James Fry: 2020 Harga Minyak Sawit (CPO) US$ 750/Ton



James Fry: 2020 Harga Minyak Sawit (CPO) US$ 750/Ton

InfoSAWIT, JAKARTA - Keberadaan pasar minyak nabati yang dinamis juga menyebabkan harga jual selalu berfluktuatif. Sebab itu, menurut peramal harga James Fry dari LMC International, pelaku usaha, harus bisa mengenali karakteristik minyak nabati yang dibutuhkan, seperti, minyak sawit yang sebagian besar berasal dari Indonesia dan Malaysia. Menurut James Fry, produksi minyak sawit akan terus bertumbuh setiap tahunnya.

“Kendati dipengaruhi agroklimat, namun produksi minyak sawit asal Indonesia dan Malaysia akan terus bertumbuh setiap tahunnya,” ungkap James Fry pada presentasinya.

Kejatuhan harga jual sepanjang tahun 2017 hingga 2019 lalu memang berdampak besar terhadap praktik budidaya kelapa sawit, seperti, biaya pemupukan kebun sawit, yang sebagian besar melakukan pemangkasan sekitar 30%-50%. Besarnya, penurunan biaya pemupukan tersebut secara langsung juga meringankan biaya produksi yang dibutuhkan di perkebunan kelapa sawit.

Namun, James mengingatkan adanya bahaya penurunan produksi minyak sawit di tahun 2020. Minimnya pemupukan yang dilakukan akhir-akhir ini akan berdampak langsung terhadap produksi buah sawit di tahun-tahun mendatang. Sebab itu, laju produksi minyak sawit mentah (CPO) global juga akan mengalami perlambatan.

“Di tahun 2020, produksi CPO akan terpengaruh oleh berbagai faktor yang sudah saya sebutkan, seperti, minimnya pemupukan yang akan berdampak langsung terhadap produksi CPO,” katanya.

James Fry meramalkan, CPO di pasar Uni Eropa tahun 2020 akan terus mengalami kenaikan harga. Pada semester pertama tahun 2020, James memperkirakan, harga jual FOB CPO di pasar Uni Eropa akan berkisar US$ 700/ton dan pada semester kedua akan meningkat menjadi US$ 750/ton.

James juga memperkirakan adanya kenaikan harga jual minyak sawit di Indonesia, seperti, FOB CPO di pulau Sumatera akan mengalami kenaikan harga sekitar US$ 650 – US$ 700 per ton di tahun 2020. Pelaksanaan program mandatori Biodiesel 30 persen (B30) di Indonesia juga akan berdampak langsung terhadap fluktuasi harga jual CPO di pasar global, termasuk penerapan pungutan dan pajak ekspor CPO. (T1)

Telah terbit pada Majalah InfoSAWIT Cetak Edisi Desember 2019

 


. . . to get our digital magazine can be read in a InfoSAWIT Store .

infosawit